Selasa, 23 Oktober 2012

Teh Minuman Kesehatan Alami



Teh merupakan salah satu bahan minuman alami yang telah lama dikenal dan sangat populer di masyarakat. Saat ini produk teh dijual dalam bentuk siap minum (ready to drink) dan celup/seduh dengan berbagai inovasi dan kreativitas dari masing-masing produsen.

Teh telah dikenal lama di negeri Cina dan Jepang, serta selama berabad-abad telah menjadi komoditas dagang penting bagi kedua negara tersebut. Teh dihasilkan dari pengolahan daun Camellia sinensis. Berdasarkan cara pengolahannya dikenal tiga macam teh yaitu:
  • Teh Hitam : jenis teh ini dibuat dengan cara fermentasi daun teh dan dapat dilihat dari hasil seduhannya yang berwarna coklat gelap.

  • Teh Hijau : jenis teh ini dibuat tanpa fermentasi daun teh dan hasil seduhannya akan berwarna kuning hingga hijau terang.

  • Teh Merah / Oolong : jenis teh yang dibuat tanpa fermentasi penuh. Hasil seduhan teh ini berwarna merah.


Selain nikmat diminum panas ataupun dingin, teh memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat bagi kesehatan tubuh ini berasal dari kandungan berbagai senyawa yang terdapat dalam teh seperti senyawa polifenol, asam amino, kafein maupun mineral.

Menurunkan Risiko Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung (Aterosklerosis) Secara umum jika dibandingkan kandungan polifenol antara coklat, anggur merah dan teh maka kandungan polifenol teh menempati urutan kedua setelah coklat. Polifenol teh hitam antara lain theaflavin dan thearubigin yang terdapat dalam seduhan daun teh dapat mencegah oksidasi Low Density Lippoprotein (LDL) atau biasa dikenal sebagai lemak jahat. LDL teroksidasi ini mudah me nempel pada dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan terjadinya penyempitan. Jika kondisi ini berlanjut, maka dapat terjadi serangan jantung. Sedangkan senyawa sejenis yang terdapat dalam teh hijau adalah Epi-Gallocatechin Gallate

Mencegah Kanker
Berdasarkan studi epidemiologi, konsumsi teh ternyata bermanfaat untuk mencegah kanker, antara lain kanker kulit, paru-paru, usus besar dan payudara. Penelitian Feng et al.(2002) menyatakan bahwa kasiat teh itu mungkin disebabkan oleh kandungan theafl avin yang dapat mencegah stres oksidatif dalam sel.

Mempunyai Efek Menyegarkan Tubuh
Umum diketahui bahwa kafein membuat kita segar/tidak mengantuk, meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan. Berbeda dengan kopi yang mempunyai kandungan kafein lebih tinggi, kandungan kafein teh sekitar sepertiga kandungan kafein di kopi, yaitu sekitar 25,5 mg hingga 34 mg per 170 ml. Kandungan kafein yang moderat ini menyebabkan teh bisa dikonsumsi lebih banyak tanpa takut akan mengalami kesulitan tidur atau gejala jantung berdebar. Kandungan lain yang terdapat dalam teh adalah asam amino theanin. Theanin mempunyai efek relaksasi dan mampu mengurangi stres.

Kandungan Mineral Fluoride Membantu Mencegah Gigi Berlubang Konsumsi teh membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan pembentukan asam yang menyebabkan kerusakan gigi. Mekanisme fluoride dalam mencegah gigi berlubang adalah melalui kemampuannya bereaksi dengan hidroksiapatit (suatu elemen mineral yang banyak terdapat di tulang/gigi) atau mengisi ruang-ruang di antara mineral tersebut. Reaksi fluoride dengan hidroksiapatit menghasilkan fluoroapatit yang mampu memperkuat enamel gigi.

Selain dari rasanya yang nikmat dan dapat dikombinasikan dengan berbagai macam bahan seperti jus buah ataupun madu untuk memperoleh produk yang khas, manfaat-manfaat dari teh sendiri sudah memberikan dorongan untuk mengkonsumsi minuman yang satu ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar